Jimbaran - Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Udayana menyelenggarakan Workshop Akreditasi Internasional IABEE Menuju General Accreditation, Rabu (04/11/2019) di Ruang Bangsa, Gedung Rektorat Universitas Udayana, Jimbaran. Workshop ini melibatkan Program Studi Teknik Mesin, Teknik Sipil, dan Teknik Elektro Fakultas Teknik serta Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian.  



IABEE (Indonesian Accreditation Board for Engineering Education) merupakan organisasi independen nirlaba yang didirikan lembaga Persatuan Insinyur Indonesia (PII) untuk menumbuh kembangkan budaya mutu dalam pengelolaan pendidikan tinggi di bidang teknik dan computing. Keberadan IABEE sudah diakui oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) sebagai badan yang bertanggung jawab terhadap akreditasi program-program studi di bidang teknik tersebut.

Ketua LP3M Prof. Dr, Ni Wayan Sri Suprapti, S.E., M.Si menyampaikan workshop ini merupakan persiapan awal program studi keteknikan di Universitas Udayana yang sudah terakreditasi A menjadi terakreditasi secara internasional. “Kalau sudah terakreditasi A dari BAN-PT, kita tidak boleh berhenti dan harus lebih maju dari itu yaitu internasionalisasi. Untuk mencapai hal tersebut, kita harus lebih awal menyiapkan semua persyaratan di prodi sehingga dapat melaui semua langkah dengan tepat dan cepat,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng. bahwa tahapan menuju General Accreditation cukup sulit sehingga perlu diadakan workshop sebagai langkah mempersiapkan diri. “Sebelum kita melakukan general accreditation kita melakukan Professional Accreditation yang akan diumumkan hasilnya pada bulan Maret 2020. Sambil menunggu, kita perlu untuk mempersiapkan diri karena tahapan pada General Accreditation cukup sulit,” ungkapnya.

Workshop kali ini menghadirkan Berlian Kushari, S.T., M.Eng yang merupakan sekretaris IABEE sebagai narasumber. Beberapa materi yang disampaikan dalam workshop ini diantaranya Persiapan Menuju General Accreditation, Implementasi PDCA (Plan, Do, Check, Act) dan Bukti Dokumen, serta Kurikulum dan Asesmen Capaian Pembelajaran Mata Kuliah dan Program Studi Persiapan Menuju General Accreditation.





Melalui kegiatan ini diharapkan mampu menyamakan persepsi dan mendapatkan arahan serta pemahaman terkait General Accreditation serta mampu mendorong prodi keteknikan lainnya untuk menuju internasionalisasi. Dengan mengikuti akreditasi IABEE diharapkan daya saing lulusan menjadi lebih baik secara nasional maupun internasional. Selain itu, dapat memberikan manfaat untuk pertukaran mahasiswa antar negara dan membantu lulusan Unud agar diterima bekerja di luar negeri. (HM)